Latest Entries »

Selasa, 12 April 2011

PAN menuding Ketua DPR Marzuki Alie mengabaikan SBY

JAKARTA- Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menuding Ketua DPR Marzuki Alie mengabaikan amanat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai kaji ulang pembangunan gedung baru DPR.
Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno menyebut Marzuki tidak memberi keleluasaan saat rapat konsultasi membahas proyek gedung baru DPR kemarin.
"Marzuki selalu menawarkan pada dua opsi setuju dan tidak setuju, sehingga tidak ada ruang opsi lain. Ini mengecewakan, apalagi kita dengar pidato presiden seperti apa, kenapa pidato presiden diabaikan?" sindir Teguh ketika berbincang dengan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/4/2011).
Rapat konsultasi akhirnya memutuskan melanjutkan gedung baru seharga Rp1,1 triliun. Penolakan yang disuarakan PAN dan Gerindra pun diabaikan. PAN menolak dengan alasan gedung baru belum dibutuhkan untuk periode DPR saat ini.
"Kita harus melihat secara objektif, undang-undang saja bisa direvisi, kenapa terus seolah-olah (gedung ini) dipersoalkan prosedurnya. Padahal kita sumpah mendengar aspirasi rakyat, harusnya seperti itu," tandasnya.
Sebelumnya, SBY secara khusus memberi pernyataan mengenai efisiensi anggaran negara. Meski tidak menyebut secara langsung gedung baru DPR, SBY menyinggung sejumlah proyek pembangunan yang dilakukan lembaga negara dan kementerian.
"Saya menginstruksikan rencana pembangunan gedung dan fasilitas yang tidak memenuhi standar kepatutan agar ditunda dulu, untuk dilakukan revisi penyesuaian. Bahkan barangkali memang tidak sangat diperlukan, bisa ditunda dan dibatalkan," kata SBY
sumber : okezone.com

0 komentar:

Posting Komentar