Gerakan sindiran atas pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai gajinya yang tidak pernah naik selama tujuh tahun terus bergulir. Lihat saja di Gedung DPR-MPR Senayan, Jakarta, Selasa (25/1) kemarin. Entah siapa yang menggagas, kotak kaca plastik bertuliskan "Koin untuk Presiden" diletakkan di kursi depan ruang rapat Komisi III. Kotak ini sudah terisi ratusan koin pecahan 500-an rupiah sebelum akhirnya raib.Bukan hanya di DPR, di dunia maya pun muncul karikatur yang mengajak pembacanya membantu menambah gaji Presiden dengan menyisihkan koin. Ada yang isinya positif, ada juga yang negatif. Situs jejaring sosial juga banyak memuat komentar masyarakat terkait isu ini. Tak mudah memang jadi pemimpin, apalagi memimpin sebuah bangsa. Perilaku, ucapan, bahkan keluhan harus dipikir masak-masak sebelum terucap.